Cewek bule yang kece ini adalah partner kedua Ryo di Amerika, dia bekerja sebagaioperator dan menyamar sebagai model terkenal Amerika. Pekerjaannya dulu sama seperti Ryo yaitu pembunuh bayaran.Dia satu-satunya orang yang mengetahui asal-usul Ryo, karena partner pertama Ryo adalah ayahnya sendiri, --yang mana ayahnya ini juga merupakan orang yang menjadi salah satu 'ayahnya' Ryo-- yang sama-sama ikut perang dengan Ryo. Dia manis amat, aku malah mikir waktu dia datang ke Jepang pasti mau minta dikawinin sama Ryo.. eh ternyata malah mau bunuh Ryo buat nyelamatin pacarnya dari musuh lama dia dan Ryo dulu, sayang nih.
Sebelum dia membunuh Ryo, dia terpaksa menjauhkan Kaori dulu dari Ryo karna nggak tega nyakitin perasaan Kaori jika nantinya Ryo berhasil ia bunuh. Disinilah Kaori mulai tahu akan asal-usul Ryo yang sebenarnya.
"Semasa kecilnya Ryo tumbuh di luar negeri, dia mempunyai takdir hidup yang teramat kejam.. hidup diantara mayat, dalam kancah peperangan di Amerika Latin. Mainannya hanyalah senjata genggam, dan sejak ia pandai berjalan ia sudah bisa membunuhi orang dengan mainannya. Dia kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan pesawat yang menimpa mereka sewaktu terbang di wilayah itu. Seorang diri dibelantara hutan selama beberapa hari, mengantarnya ke desa para tentara pemberontak... Lalu ia mengikuti jejak para tentara pemberontak yang merawatnya, dia digembleng oleh dua orang ayah angkatnya, Hokuda dan ayahnya Mary. Disini dia benar-benar dilatih menjadi seorang tentara sejati, tentarawati kalau buat cewek. Setelah masa perang berlalu dimana kaum Pemberontak kalah, dia di usir dari Amerika, dan mulai bekerja sebagai 'gun for hire' (penembak bayaran) dan sudah beberapa kali ganti partner. Sekitar sepuluh tahun berlalu dia kembali ke Jepang. Dan menyamar menjadi pemilik apartemen (yang nggak pernah diinapin orang), lalu memulai karirnya sebagai 'Sweeper' dan mulai berkenalan dengan Hideyuki Makimura."
Mary sengaja membuat pemisah antara Kaori dan Ryo, tapi yang terjadi malah sebaliknya mereka berdua jadi tambah klop.. sehingga Mary terpaksa nekat untuk menyelesaikan tugasnya.
Dia mendapat julukan Bloody Mary karena kebiasaannya minum minuman yang bermerek sama. Mary juga seorang jagoan... sayang aku nggak tahu ukurannya... (ukuran senjatanyaaa!!), kemunculannya bisa dibilang hanya sebentar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar